Kamis, 09 April 2020

MATA KULIAH: PENGANTAR ANTROPOLOGI


PENGANTAR ANTROPOLOGI

SOAL
Setelah mempelajari Modul satu, apa itu antropologi dan apa pentingnya mempelajari ilmu tersebut untuk kondisi masyarakat di Indonesia

JAWAB
Apa itu antropologi? Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari dan mengkaji aspek makhluk manusia secara holistik. Secara etimologi, antropolgi berasal dari kata anthropos yang memiliki arti manusia dan logos yang berarti ilmu. Perspektif antropolgi manusia sebagai sesuatu yang kompleks, yakni: 1).Fisik; 2).Emosi; 3).Sosial, dan; 4).Kebudayaan. Keberagaman kebudayaan menjadi manusia dipandang kompleks.
Para ahli mendefinisikan ilmu antropologi, diantaranya: 1).Harjoso (1984) bahwa antropologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari umat manusia sebagai makhluk masyarakat. untuk lebih rincinya perhatian antropologi tertuju pada sifat khusus badani dan cara produksi, tradisi serta nilai-nilai yang akan membedakan cara pergaulan hidup yang satu dengan pergaulan hidup yang lainnya; 2).Koentjaraningrat (1996) bahwa secara akademis antropologi adalah ilmu tentang manusia pada umumnya dengan titik fokus kajian pada bentuk fisik, masyarakat dan kebudayaan manusia. Sedangkan secara praktis, antropologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari manusia dalam beragam masyarakat suku bangsa guna membangun masyarakat suku bangsa tersebut; 3).Masinambow, ed (1997) bahwa antropologi adalah disiplin ilmu yang mengkaji masyarakat atau kelompok manusia; 4).Kottak Philip Conrad (1991) bahwa antropologi mempunyai perspektif yang luas, tidak seperti cara pandang orang umumnya yang menganggap antropologi sebagai ilmu yang mengkaji masyarakat nonindustri. Sedangkan menurut kottak antropologi merupakan studi terhadap semua masyarakat, dari masyarakat sederhana hingga masyarakat yang kompleks. Bahkan antropolgi merupakan studi lintas budaya (komparatif) yang membandingkan kebudayaan satu masyarakat dengan kebudayaan masyarakat lainnya.
Berdasarkan beberapa pendapat tentang antropologi dapat disimpulkan bahwa antropologi merupakan ilmu pengetahuan tentang manusia secara holistik dari mulai fisik, masyarakat, kebudayaan dan lingkungan tempat manusia itu berdomisili. Sejalan dengan pendapat Agusyanto Ruddy, et al (2014: 1.6) bahwa antropologi sebagai ilmu mempunyai penekanan-penekanan tertentu sesuai dengan karakteristik antropologi itu sendiri dan perkembangan masyarakat di tempat dan negara tersebut.
Apa pentingnya mempelajari ilmu Antropologi untuk kondisi masyarakat di Indonesia
Antropologi dibedakan kedalam dua bidang kajian, yakni: 1).Antropologi fisik kajian yang mengkaji tentang unsur fisik manusia, terbagi kedalam antropologi fisik dan paleoantropologi; sedangkan 2).Antropologi sosial budaya yang mengkaji tentang unsur sosial dan budaya manusia, terbagi kedalam 3 cabang ilmu, yakni: prasejarah; Etnolinguistik dan Etnologi (Agusyanto Ruddy, et al, 2014: 1.24). Sebelum saya mengkaji lebih dalam tentang beberapa alasan pentingnya mempelajari ilmu antropologi, saya akan menjelaskan tujuan dari antropologi. Merujuk pada pendapat Agusyanto Ruddy, et al (2014: 1.14) bahwa antropologi mempunyai dua tujuan, yakni secara akademis dan praktis. Tujuan akademis antropologi adalah untuk memperoleh pemahaman tentang makhluk manusia pada umumnya dengan mempelajari beragam bentuk fisik, masyarakat dan kebudayaannya. Sedangkan tujuan praktis antropologi adalah mempelajari manusia dan masyarakatnya yang beranekaragam untuk keperluan membangun masyarakat yang bersangkutan.
Selain itu menurut Koentjaraningrat (1996) dalam Agusyanto Ruddy, et al (2014: 1.6) bahwa antropologi di indonesia khususnya berkembang untuk mengkaji masalah-masalah sosial budaya dan upaya mendeskripsikan berbagai kehidupan dari berbagai suku bangsa dari sabang sampai merauke agar saling mengenal satu dengan lainnya. mengingat pentingnya mempelajari ilmu antropologi merujuk pada pendapat Koentjaraningrat (1996) dalam Agusyanto Ruddy, et al (2014: 1.24) bahwa antropologi memfokuskan kajiannya dalam 5 masalah, yakni: 1).Masalah sejarah asal dan perkembangan manusia dilihat dari ciri-ciri tubuhnya secara evolusi yang dipandang dari segi biologi; 2).Masalah sejarah terjadinya berbagai ragam manusia dari segi ciri-ciri fisiknya; 3).masalah perkembangan, penyebaran dan terjadinya beragam kebudayaan di dunia; 4).Masalah sejarah asal, perkembangan, serta penyebaran berbagai macam bahasa di seluruh dunia; 5).Masalah mengenai asas-asas kebudayaan manusia dalam kehidupan masyarakat-masyarat suku bangsa di dunia.
Berdasarkan beberapa pendapat tentang pentingnya mempelajari ilmu antropologi, jika saya kaitkan dengan kondisi masyarakat di Indonesia. Pentingnya mempelajari ilmu antropologi guna memperluas pandangan dan mempertajam nalar sebagai mahasiswa FISIP/Sosiologi tentang kajian-kajian ilmu sosial, fenomena kebudayaan dari setiap masyarakat yang berasal dari 34 provinsi. Ilmu antropologi memberikan wahana pengetahuan fenomena kebudayaan masyarakat sehingga diharapkan dapat menyusun atau sebagai rekomendasi bagi pengambil kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat dan kebijakan pembangunan di Indonesia.

Referensi
Agusyanto Ruddy, et al. 2014. Pengantar Antropologi Edisi 1. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar