PENGANTAR ANTROPOLOGI
SOAL
Setelah
mempelajari Modul satu, apa itu antropologi dan apa pentingnya mempelajari ilmu
tersebut untuk kondisi masyarakat di Indonesia
JAWAB
Apa itu antropologi? Antropologi
merupakan ilmu yang mempelajari dan mengkaji aspek makhluk manusia secara
holistik. Secara etimologi, antropolgi berasal dari kata anthropos yang memiliki arti manusia dan logos yang berarti ilmu. Perspektif antropolgi manusia sebagai
sesuatu yang kompleks, yakni: 1).Fisik; 2).Emosi; 3).Sosial, dan; 4).Kebudayaan.
Keberagaman kebudayaan menjadi manusia dipandang kompleks.
Para
ahli mendefinisikan ilmu antropologi, diantaranya: 1).Harjoso (1984) bahwa
antropologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari umat manusia sebagai
makhluk masyarakat. untuk lebih rincinya perhatian antropologi tertuju pada
sifat khusus badani dan cara produksi, tradisi serta nilai-nilai yang akan
membedakan cara pergaulan hidup yang satu dengan pergaulan hidup yang lainnya;
2).Koentjaraningrat (1996) bahwa secara akademis antropologi adalah ilmu
tentang manusia pada umumnya dengan titik fokus kajian pada bentuk fisik,
masyarakat dan kebudayaan manusia. Sedangkan secara praktis, antropologi
merupakan sebuah ilmu yang mempelajari manusia dalam beragam masyarakat suku
bangsa guna membangun masyarakat suku bangsa tersebut; 3).Masinambow, ed (1997)
bahwa antropologi adalah disiplin ilmu yang mengkaji masyarakat atau kelompok
manusia; 4).Kottak Philip Conrad (1991) bahwa antropologi mempunyai perspektif
yang luas, tidak seperti cara pandang orang umumnya yang menganggap antropologi
sebagai ilmu yang mengkaji masyarakat nonindustri. Sedangkan menurut kottak
antropologi merupakan studi terhadap semua masyarakat, dari masyarakat sederhana
hingga masyarakat yang kompleks. Bahkan antropolgi merupakan studi lintas
budaya (komparatif) yang membandingkan kebudayaan satu masyarakat dengan
kebudayaan masyarakat lainnya.
Berdasarkan
beberapa pendapat tentang antropologi dapat disimpulkan bahwa antropologi
merupakan ilmu pengetahuan tentang manusia secara holistik dari mulai fisik,
masyarakat, kebudayaan dan lingkungan tempat manusia itu berdomisili. Sejalan
dengan pendapat Agusyanto Ruddy, et al (2014: 1.6) bahwa antropologi sebagai
ilmu mempunyai penekanan-penekanan tertentu sesuai dengan karakteristik
antropologi itu sendiri dan perkembangan masyarakat di tempat dan negara
tersebut.
Apa pentingnya mempelajari ilmu Antropologi
untuk kondisi masyarakat di Indonesia
Antropologi
dibedakan kedalam dua bidang kajian, yakni: 1).Antropologi fisik kajian yang
mengkaji tentang unsur fisik manusia, terbagi kedalam antropologi fisik dan paleoantropologi; sedangkan 2).Antropologi
sosial budaya yang mengkaji tentang unsur sosial dan budaya manusia, terbagi
kedalam 3 cabang ilmu, yakni: prasejarah; Etnolinguistik
dan Etnologi (Agusyanto Ruddy, et al, 2014: 1.24). Sebelum saya mengkaji lebih
dalam tentang beberapa alasan pentingnya mempelajari ilmu antropologi, saya
akan menjelaskan tujuan dari antropologi. Merujuk pada pendapat Agusyanto
Ruddy, et al (2014: 1.14) bahwa antropologi mempunyai dua tujuan, yakni secara
akademis dan praktis. Tujuan akademis antropologi adalah untuk memperoleh
pemahaman tentang makhluk manusia pada umumnya dengan mempelajari beragam
bentuk fisik, masyarakat dan kebudayaannya. Sedangkan tujuan praktis
antropologi adalah mempelajari manusia dan masyarakatnya yang beranekaragam
untuk keperluan membangun masyarakat yang bersangkutan.
Selain
itu menurut Koentjaraningrat (1996) dalam Agusyanto Ruddy, et al (2014: 1.6)
bahwa antropologi di indonesia khususnya berkembang untuk mengkaji masalah-masalah
sosial budaya dan upaya mendeskripsikan berbagai kehidupan dari berbagai suku
bangsa dari sabang sampai merauke agar saling mengenal satu dengan lainnya.
mengingat pentingnya mempelajari ilmu antropologi merujuk pada pendapat
Koentjaraningrat (1996) dalam Agusyanto Ruddy, et al (2014: 1.24) bahwa
antropologi memfokuskan kajiannya dalam 5 masalah, yakni: 1).Masalah sejarah
asal dan perkembangan manusia dilihat dari ciri-ciri tubuhnya secara evolusi
yang dipandang dari segi biologi; 2).Masalah sejarah terjadinya berbagai ragam
manusia dari segi ciri-ciri fisiknya; 3).masalah perkembangan, penyebaran dan
terjadinya beragam kebudayaan di dunia; 4).Masalah sejarah asal, perkembangan,
serta penyebaran berbagai macam bahasa di seluruh dunia; 5).Masalah mengenai
asas-asas kebudayaan manusia dalam kehidupan masyarakat-masyarat suku bangsa di
dunia.
Berdasarkan
beberapa pendapat tentang pentingnya mempelajari ilmu antropologi, jika saya
kaitkan dengan kondisi masyarakat di Indonesia. Pentingnya mempelajari ilmu
antropologi guna memperluas pandangan dan mempertajam nalar sebagai mahasiswa
FISIP/Sosiologi tentang kajian-kajian ilmu sosial, fenomena kebudayaan dari
setiap masyarakat yang berasal dari 34 provinsi. Ilmu antropologi memberikan
wahana pengetahuan fenomena kebudayaan masyarakat sehingga diharapkan dapat
menyusun atau sebagai rekomendasi bagi pengambil kebijakan yang bermanfaat bagi
masyarakat dan kebijakan pembangunan di Indonesia.
Referensi
Agusyanto
Ruddy, et al. 2014. Pengantar
Antropologi Edisi 1. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar